It’s My Life


Maret 28, 2008, 5:34 am
Filed under: Fiksi

Hei, ada kadal melintas!

Kadal-kadal, aku tak mau rambut panjang

  : ah, si kadal menghilang

Iklan


Naik 272 Anak Tangga, Berburu Coklat Tongkat Ali di Kuala Lumpur
Maret 25, 2008, 1:43 am
Filed under: Umum

Keinginan mengunjungi Batu Caves di Negara Bagian Selangor, akhirnya terpenuhi juga. Batu Caves tidak termasuk dalam rencana perjalanan kami sebelumnya. Tetapi, karena Batu Caves adalah salah satu tempat warga Hindu ber-tirtayatra dan saya tertarik mengetahuinya, saya mengusulkan ada perubahan rute, yang diamini Ade dan Paulus. Baca lebih lanjut



Menanti Wasiat Mahathir di Puncak Menara
Maret 25, 2008, 1:39 am
Filed under: Umum

Salah satu negara bagian yang wajib dikunjungi di Malaysia adalah Putrajaya. Seorang polisi Bukit Aman yang saya temui di Dataran Merdeka tahun lalu mengatakan, “Putrajaya is a little Turki.” Ornamen bangunan di sana mirip bangunan di Turki. Karena itu, katanya, saya wajib ke sana. Baca lebih lanjut



Menyusuri Sejarah di Melaka: Bangunan Tua Jadi Tempat Wisata
Maret 25, 2008, 1:25 am
Filed under: Umum

Jika berkunjung ke Malaysia, sesekali datanglah ke Melaka. Kalau dari Kuala Lumpur, hanya perlu waktu lebih kurang 1,5 jam dengan mobil hingga sampai di kota itu. Perjalanan dari Kuala Lumpur International Airport lebih cepat 30 menit. Di Melaka, kita bisa mengetahui pertalian yang erat antara Malaysia dan Indonesia pada masa silam. Baca lebih lanjut



Orang yang Membawa Handphone Dibunuh
Maret 22, 2008, 6:00 pm
Filed under: Bahasa

“Yang membawa handphone harap dimatikan,” begitu pesan yang biasanya dikatakan pewara sebuah kegiatan. Terasa ada aneh? Mungkin tidak. “Tetapi, kalau dilaksanakan, bisa berbahaya,” ujar Drs. Mustakim, M. Hum., Kepala Bagian Pembinaan Bahasa Indonesia dan Sastra Pusat Bahasa. Baca lebih lanjut



Penerbit tanpa Karyawan Omzet Puluhan Juta
Maret 22, 2008, 5:54 pm
Filed under: Bahasa

”Saya orang desa, katrok, tidak punya bekal apa pun. Saya hanya bermodal nekat dan melihat tantangan sebagai peluang,” ujar Ifa, pendiri dan pemilik Penerbit Cemerlang di Yogyakarta. Baca lebih lanjut



Sejak Merebaknya Stasiun Televisi, Bahasa Indonesia Mengalami Penurunan Mutu
Maret 22, 2008, 5:46 pm
Filed under: Bahasa

Media massa memiliki peran penting dalam pengembangan bahasa Indonesia. Kata ‘unduh’, ‘canggih’, ‘tombol’ muncul di masyarakat berkat sosialisasi media massa. Di sisi lain, media massa juga memberi sumbangan negatif, yaitu menyuguhkan kekerasan fisik dan verbal. Sialnya, itu terjadi pada jam produktif bagi anak menonton tayangan televisi. Demikian diungkapkan Dr. I Wayan Pastika, M.S., dosen Fakultas Sastra (FS) Unud dalam diskusi “Sumbangan Media Massa kepada Perkembangan Bahasa Indonesia” yang diadakan Forum Bahasa Media Massa (FBMM) Bali bekerja sama dengan FS Unud, Kamis (30/8). Baca lebih lanjut