It’s My Life


Mimpi
Maret 20, 2008, 9:36 pm
Filed under: Personal

Dijual. Hubungi 792xxxx.

“Telepon ma,” kata suamiku. Dengan cepat kusambar telepon genggam yang dibawanya.

“Cuma Rp 138 juta aja bu. Saya lagi perlu uang. Kalau di showroom, harganya Rp 145 juta. Tahun 2004. Samsat baru. Setahun lagi baru ibu keluar biaya samsat,” ujar ibu si pemilik mobil Kijang LGX warna krem yang kulihat di pusat perkulakan Makro di Suwung, Denpasar.

“Hmm..saya coba tanya suami saya dulu ya. Nanti kalau dia tertarik, saya hubungi ibu lagi,” jawabku.

“Saya benar-benar perlu uang bu. Kalau mau, masih boleh nego kok,” katanya lagi.

Telepon aku nonaktifkan.

Kijang LGX, itu mimpi anakku. Gara-gara dulu tiap mudik sewa mobil Kijang LGX, kini dia berharap punya LGX. Ya sudah, aku suruh dia bermimpi dulu.

“LGX,” kata suamiku. “Tahun 2004 lagi,” sambungnya. Pas dengan pikiranku. Hahaha..mimpi benar. Duit dari mana.

“Tapi kalau gini terus, bisa keturutan loh,” katanya lagi. Kami memang hobi bermimpi. Mimpi yang bagus-bagus.

“Dijamin,” jawabku. Waktu kami mau beli rumah dulu, itu juga karena hobi lihat-lihat iklan di Bali Post. Uang belum ada. Kerjaan kami survei dari satu pengembang ke pengembang yang lain. Rasanya uang itu sudah ada. Padahal, tabungan aja nggak punya hehehe.

Tahun 1998, aku nulis cita-cita: beli rumah tipe 45. Tahun 2002, survei rumah dan rajin lihat iklan, eh, nggak tahu gimana, bisa punya uang untuk bayar uang muka rumah, Rp 28 juta. Dapet rumah tipe 42. Meleset dikit, tapi keturutan punya rumah.

Makanya, hobi bermimpi itu kami teruskan. Mimpi berikutnya, beli mobil. Kalau itu sih, karena aku rajin nabung. Suamiku nggak tahu. Cita-citaku, uang itu jadi modal kalau dia ingin melanjutkan sekolah calon perwira polisi. Itu cuma modal kalau di sana. Kalau kata orang perlu dana untuk melicinkan kelulusan, ya lewatkan saja. Nggak perlu ngoyo. Kalau nggak lulus, ya dibeliin mobil.

Ndalalah, tahun lalu dia tes secapa, nggak lulus beneran. Kaul beli mobil diturutin. Saranku satu, jangan sampai ngutang. Cukup beli mobil yang sesuai dengan tebalnya kantung kami. Dapetnya Katana GX 1997. Warnanya merah. Rp 39,5 juta. Pas baru dibeli, udah dilirik orang, dikasih untung Rp 500 ribu. Aku nggak mau. Ini mobil pertama yang kami miliki.

Nah, sekarang, kami lagi bermimpi. Punya Kijang LGX. Kalau aku sih pengennya Innova warna hitam, keren (tapi nggak kuat beli bensinnya hehehe). Semoga cepat keturutan.


1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

betul sekali ibu ratnna, kita harus berani bermimpi besar kalo mau dapet hal yg besar. eh ini aku buka blog km abis kita ktm di jakarta. he..he..he

Komentar oleh Perdana Santika




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: