It’s My Life


Mantra Harmoniskan Hubungan pasutri
Mei 8, 2008, 5:00 am
Filed under: Umum

            MANTRA bisa menyehatkan dan memiliki daya penyembuhan. Semua energi negatif yang tersimpan dalam diri bisa hilang jika mengucapkan mantra secara teratur. Bagaimana bisa?

 

“Mantra memiliki energi yang sangat kuat, dan itu adalah energi Ilahi,” ungkap D. Mahendra, praktisi meditasi. Mantra dapat menghapus kesan bawah sadar yang disimpan bertahun-tahun dalam memori manusia. “Saat bermantra, kekuatan yang ditimbulkan mantra dapat memecahkan partikel alam bawah sadar,” imbuhnya.

Menurut lelaki asal Karangasem yang tinggal di Jakarta ini, energi sangat bisa dirasakan semua orang. Misalnya, kata ‘aum’ yang merupakan suara alam semesta jika diucapkan dengan benar dan dirasakan, bisa bergetar di tiga tempat, yaitu badan fisik, pikiran sadar, dan pikiran bawah sadar.

“Ketika mengucapkan gayatri mantram, seluruh tubuh/saraf/cakra dalam tubuh mengeluarkan energi berwarna jingga yang menghapus kesan bawah sadar,” jelasnya. Warna jingga ini merupakan perpaduan berbagai macam energi; energi Ilahi, alam semesta, dan pikiran.

Dulu, Mahendra adalah sosok yang takut masa depannya. “Saya selalu khawatir, dan takut tidak berhasil. Saya sudah mencoba berbagai macam teknik agar bisa mengendalikan diri. Namun, sejak menggunakan teknik ini, hanya perlu waktu empat hari untuk menghilangkan semua kekhawatiran,” akunya.

Laki-laki kelahiran 1973 ini memberi “resep” mengendalikan emosi dengan mantra. Contoh, maksimal 34 kali selama tiga hari untuk mengendalikan amarah, menghilangkan fobia 27 kali s.d. hari ke-7, mengharmoniskan hubungan suami-istri minimal 31 kali selama 9 hari. “Setelah itu, teruskan hingga 108 kali. Jika ingin hubungan dengan pasangan harmonis, lakukan bersama-sama,” jelasnya. Ia tak menganjurkan bermantra pertama kali langsung 108 kali. “Energi yang masuk terlalu besar. Sebaiknya dari kecil dulu, setelah beberapa hari, baru 108 kali,” anjurnya.

Mantra berulang dapat menguatkan pikiran bawah sadar. Secara fisik bermanfaat untuk menebalkan aura sehingga emosi jadi stabil dan pikiran lebih tenang dan fokus. “Mantra meminimalisir tiap kesan yang diterima panca indera,” ujarnya. Konsep pikiran adalah menyimpan kesan yang ditangkap. Misalnya, saat menonton tayangan kekerasan atau mengerikan secara otomatis akan tersimpan dalam memori kita. “Tanpa sadar, kita sudah menyimpan memori negatif,” paparnya.

Melalui mimpi, otak mengeluarkan semua kesan yang diterima. Namun, jika sudah tersimpan di alam bawah sadar, akan sulit dikeluarkan. “Ada kasus, seorang istri yang terus menerus dimarahi suaminya, meski si istri tidak melakukan kesalahan. Masalahnya, otak si suami telah menyimpan memori negative tertentu, tiap kali melihat istrinya, dia akan marah, dan itu yang terjadi,” tuturnya.

Sulistiani, temannya dari Samarinda, menceritakan pengalamannya. Tiap kali melihat anak pertamanya, dia selalu marah. Rupanya, waktu dia melahirkan, sangat dendam pada anaknya. Akhirnya, dia mengucapkan gayatri mantram 25 kali tiap malam. Setelah satu minggu, emosinya langsung reda.  “Saat mengucapkannya, yang penting merasakan getaran suara kita. Kapan pun bisa dilakukan, sambil berdoa,” sarannya.

Begitu juga orang yang menderita fobia. Contoh, pada tingkat yang parah, seseorang yang fobia terhadap ular akan melihat benda apa pun yang berbentuk seperti ular akan ketakutan. “Ketakutan itu bermula dari alam bawah sadar. Bahkan, ada orang yang lari terbirit-birit karena melihat mainan ular, atau gambar ular. Dengan rajin mengucapkan mantra, sesungguhnya fobia itu bisa diatasi,” yakinnya.

Menurut Mahendra, mantra merupakan salah satu bentuk emotional treatment yang sangat ampuh. Cara-cara yang paling umum adalah melalui relaksasi atau hipnotis. Bedanya, relaksasi hanya mengendurkan sistem saraf pikiran sadar. Kalau hipnotis, sudah masuk ke bawah sadar, namun hanya sebagian kecil karena dituntun. “Kalau melakukan sendiri namanya autosugesti,” jelasnya.


1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Anda pasti bisa bila Anda pikir bisa, demikian kata Norman Vincent Peale.

Komentar oleh Rusdy Gunawan




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: